Aplikasi Gratis untuk Chat & Kolaborasi Tim Kaya Fitur: Slack

Slack bisa menjadi jawaban bagi yang membutuhkan aplikasi yang dapat menangani seluruh komunikasi dalam tim/perusahaan. Kenapa? Karena menggunakan email untuk berkomunikasi antar tim dirasa sudah terlalu kaku, dan ribet pengarsipannya karena perlu menggali sangat dalam dan dengan waktu lama, terlebih kalo berkutat dengan attachment file. Di lain hal, menggunakan chat bakal lebih cepat untuk berkomunikasi antar tim, tapi ya fiturnya chat saja, plus susah untuk mencari hal-hal penting di chat (bukan berarti email juga gak susah lho ya).

Slack adalah solusi dari itu semua. Dikembangkan oleh Tiny Speck, Slack bekerja seperti aplikasi team-messaging lainnya, namun dengan banyak fitur tambahan. Slack bersifat cross-platform, searchable, dan sangat customizable. Kamu dapat attach file untuk sharing, atau memindahkan file dengan sangat mudah antara Slack dan penyedia jasa cloud. Slack membuat kerjaan lebih mudah, tanpa membuat kamu dan tim merasa sedang bekerja.

Slack? Worth it.

Saat siang hari di kantor, kebanyakan tampilan desktop pekerja kantor penuh dengan window-window. Window utama biasanya aplikasi chat seperti Yahoo! Messenger, Skype, atau HipChat yang memang cepat, tapi juga bisa crash dan susah nyari sesuatu yang penting. Ada lagi window yang kebuka… Namanya Email. Email… -___-

slack-instance

Tampilan saat baru install Slack (disebut instance) yang langsung memberimu apa yang kamu butuhkan, cukup mudah dimengerti, dan dapat menambahkan integrasi, nanti.

Setiap instalasi tim baru di Slack dinamakan ‘instance’, dan proses setup hanya beberapa menit saja. Ada karakter imut bernama Slackbot yang membantumu memahami dasar-dasar Slack seperti meng-invite rekan kerja, mengirim dan menerima pesan, serta mengatur profil. Slackbot ini nantinya tidak kemana-mana, barangkali dibutuhkan lagi di lain kesempatan, gitu.

Pada Windows PC dan Mac, tampilan Slack terkesan luas dan menarik. Font yang digunakan nyaman di mata, serta warna yang digunakan ramah di mata. Kamu dapat memilih antara clean view atau compact view yang lebih efisien. Flexpane-nya terbuka (maximize) di awal tampilan. Karena tidak dapat dikecilkan, biasanya di-minimize, tapi tergantung selera.

Kamu dapat langsung meng-upload file dengan menekan tombol ‘+’ di sebelah kiri text bar, di bagian bawah window. Jika suka emoji, Slack juga menyediakannya langsung di typing field dengan pilihan style Apple atau style-nya Google Hangouts. Jika tidak suka emoji, gak masalah, bisa kamu non aktifkan juga kok. Tapi siapa sih yang gak suka emoji? Di suasana tertentu bisa mengurangi kesalahpahaman dan lebih mudah mencairkan suasana lho.

slackbot

Selera humor Slack sangat bagus. Style nya yang easy going juga sangat membantu.

Tampilan Slack pada versi Android dan iOS mirip dengan yang di PC, namun disesuaikan agar lebih intuitif sesuai device dan masuk akal untuk layar sentuh ponsel yang terbatas. Tampilannya (masih) rapi dan responsif, membuat mudah untuk berkomunikasi dengan rekan-rekan dengan platform berbeda.

Slack membuat Email seakan tidak berguna saat bekerja dengan tim

Berdasarkan pengalaman Laura Blackwell, rekan kerjanya seringkali nge-ping di HipChat hanya untuk menanyakan apa Blackwell sudah melihat email dari rekan kerjanya tadi atau belum. Jelas belum lah: entah hilang diantara pengumuman perusahaan yang bejibun, press releases, dan email-email dengan anggota tim lainnya. Kemudian datanglah proses pencarian email, yang memakan waktu lamaaaaaaa.

Ketika kamu upload gambar ke chat privat, hanya orang yang kamu ajak chat yang bisa melihatnya, namun juga dapat di-search di lain waktu. Sip.

Ketika kamu upload gambar ke chat privat, hanya orang yang kamu ajak chat yang bisa melihatnya, namun juga dapat di-search di lain waktu. Sip.

Fitur terbaik Slack adalah fitur search dan penanganan file nya. Contoh, mudah untuk attach file ke pesan/chat tertentu dan mengatur aksesibilitasnya. Jika kamu upload ke window chat kamu dengan Slackbot, file tadi bersifat privat, hanya kamu yang bisa mengaksesnya. Jika file kamu upload ke chat privat bersama rekan kerja tertentu, ya hanya rekan kerja tadi yang bisa mengaksesnya. Jika kamu mengirimnya ke channel tertentu, siapa saja yang tergabung dalam channel tersebut dapat mengaksesnya.

Fitur spellcheck pada Slack sedikit mengganggu, terutama jika kita chat tidak menggunakan bahasa Indonesia dan lagi nulis yang panjang-panjang semacam paragraf atau… debat panjang. Tapi tetap saja, sangat enjoyable kalau Slack digunakan untuk upload, mencari lokasi file, dan mendiskusikan dokumen dan screenshot di satu tempat.

Kamu dapat menghapus chat/pesan di Slack secara manual. Kamu juga dapat menghapus file atau memindahkannya ke integrated service lain, jadi tidak perlu khawatir Slack-mu dipenuhi file-file lawas.

Cukup arahkan mouse ke ikon 'expand' untuk melihat preview gambar tanpa membukanya terlebih dahulu.

Cukup arahkan mouse ke ikon ‘expand’ untuk melihat preview gambar tanpa membukanya terlebih dahulu.

Slack terintegrasi dengan banyak layanan online populer (lebih dari 2 lusin layanan dan masih akan terus bertambah), seperti Dropbox, Google Drive, dan Twitter. Banyak diantaranya seperti Bitbucket dan GitHub sangat memanjakan tim-tim developer. Kamu juga dapat membuat custom command sederhana dengan integrasi Slash Commands.

Slackbot bukan Einstein, tapi bukan pemalas juga

Slack membuat fitur Help menjadi menyenangkan dan bagian dari interaksi di dalam Slack. Jika kamu memiliki pertanyaan mengenai fitur tertentu, kamu tidak perlu meninggalkan chat yang sedang aktif. Cukup chat ke Slackbot. Contoh, untuk mendapatkan bantuan tentang fitur pencarian, tekan return/enter dan ketik ‘/help search’. Command ‘/help’ mengirimkan pesanmu otomatis ke Slackbot.

Bahkan Slack sendiri mengakui bahwa Slackbot juga memiliki keterbatasan.

Bahkan Slack (Tiny Speck) sendiri mengakui bahwa Slackbot juga memiliki keterbatasan.

Jika Slackbot tidak memiliki jawaban atas pertanyaanmu, kamu dapat membuka laman Help dari Slack langsung atau ketik ‘/feedback‘ dari text bar untuk chatting dengan staf Slack langsung. Berdasar pengalaman, jawaban langsung didapat hanya dalam beberapa menit, dan respon yang didapat selalu ramah dan tidak bertele-tele.

Chatting dengan Slackbot bisa bermanfaat untuk menyuruh Slackbot mengingatkanmu sesuatu, misal untuk mengingatkan makan dengan command ‘/remind me in 30 minutes to eat something‘. Di settingan awal, reminder akan muncul secara pop-up disertai efek suara. Jika kamu melewatkan pop-up nya, reminder masih akan muncul di window chat.

Waktunya cut yourself some Slack!

Yep, dengan fondasi imajinasi, kesederhanaan, dan elegansi, Tiny Speck menjadikan Slack sebagai aplikasi paling menyenangkan untuk komunikasi dalam tim. Sudah pernah dibahas sebelumnya, Slack menyediakan opsi gratis dan berbayar.

Ketika 'instance' kamu sudah siap, kira-kira semenarik inilah panduan awalmu untuk ber-slack ria.

Ketika ‘instance’ kamu sudah siap, kira-kira semenarik inilah panduan awalmu untuk ber-slack ria.

Opsi gratisnya (Lite) memiliki batasan pada kurun waktu arsip yang dapat dicari, membatasi integrasi dengan layanan online lain (maksimal 5), dan kapasitas penyimpanan total 5 GB. Opsi Standard ($9 / pengguna / bulan) akan menyimpan seluruh arsip, menghapus batasan pada integrasi, dan menyediakan penyimpanan 10 GB per pengguna. Opsi Plus ($19 / pengguna / bulan) memiliki fitur sama dengan opsi Standard, kecuali kapasitas penyimpanan yang lebih besar, yaitu 20 GB. Ada lagi opsi Enterprise yang dapat menyesuaikan kebutuhan tim.

Semua opsi tadi sudah termasuk seluruh akses untuk Slack di platform apa saja (Android, iOS, Mac, Windows PC). Komunikasi tim dapat menjadi hal yang menegangkan, tidak efisien, dan menimbulkan salah paham. Namun, semakin banyak menggunakan aplikasi komunikasi dari Tiny Speck ini, semakin rileks pundak yang menggunakannya. Itulah kenapa mungkin kok aplikasi ini dinamakan Slack.

Coba Slack Sekarang!

Sumber gambar: Laura Blackwell – PCWorld

Author:

Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *