Aplikasi Gratis untuk Recovery Partisi: TestDisk

Ada waktu ketika terjadi corrupt pada partisi hard disk yang disebabkan oleh virus maupun manual error. Bisa juga ketika hendak recover partisi, yang ada malah kita merusak boot sector / MBR. Selain hard disk internal, kejadian tidak mengenakkan ini juga dapat terjadi di hard disk eksternal juga lho. Di saat seperti inilah, aplikasi recovery partisi seperti TestDisk sangat dibutuhkan. TestDisk adalah aplikasi gratis yang powerful untuk recovery data, yang difokuskan untuk membantu memulihkan partisi yang hilang dan membuat non-booting disk dapat di-boot (bootable) lagi. TestDisk tidak membutuhkan instalasi khusus (portabel) dan dapat dieksekusi baik dari flash disk maupun DVD. DSG akan mengulas TestDisk untuk mengetahui seberapa baik aplikasi ini menjalankan tugasnya dalam hal pemulihan data dan memperbaiki boot sector.

Cara Menggunakan Aplikasi Recovery Partisi: TestDisk

Cara terbaik untuk menggunakan TestDisk adalah boot aplikasi dari DVD kemudian menggunakan flash disk untuk menjalankan TestDisk utility. Dengan cara tersebut, kamu dapat melihat seluruh partisi yang tersedia pada hard disk ketika master boot record mengalami kerusakan. Kemudian, kamu dapat memasukkan perintah untuk memperbaiki MBR yang rusak. TestDisk ini berbasis command line, jadi tidak mempunyai tampilan antarmuka seperti aplikasi pada umumnya.

Jika dibandingkan dengan aplikasi EaseUS Partition Recovery, TestDisk memiliki beberapa keunggulan, yaitu:

  1. Dapat memperbaiki error pada partition table
  2. Dapat memulihkan partisi yang telah terhapus
  3. Dapat membangun ulang boot sector
  4. Dapat memberbaiki File Allocation Tables (FAT)
  5. Dapat membuat dan memulihkan backup pada NTFS boot sector
  6. Dapat membatalkan penghapusan dan memulihkan file yang hilang dari segala jenis partisi

Menjalankan aplikasi TestDisk membutuhkan pengalaman tertentu, seperti dapat memahami data yang tampil pada layar aplikasi. Walau tersedia bantuan dari pembuat aplikasi, tetap saja hanya pengguna komputer tertentu yang dapat memahaminya.

Bagi pengguna yang jarang menggunakan komputer atau dasarnya tidak tahu menahu tentang reparasi komputer, disarankan agar tidak menggunakan aplikasi ini untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan seperti merusak hard disk mereka.

Setelah selesai mendownload, ekstrak file zip nya dimana saja, karena aplikasi ini portabel dan dapat dicopy kemana saja, yang kemudian digunakan untuk troubleshoot dan memperbaiki boot records pada komputer atau memulihkan data yang hilang dari hard disk. Untuk memulai, dobel klik pada testdisk_win.exe.

Cara Menggunakan TestDisk untuk Recover Partisi

TestDisk

Ketika menjalankan TestDisk, akan terbuka sebuah DOS. Tampilan utama menanyakan apakah kamu ingin membuat file log baru, menambahkan file log, atau tidak. Untuk berpindah dari satu opsi ke opsi lain, gunakan tombol arah panah dan tombol Enter untuk memilih sebuah opsi.

Tampilan kedua adalah daftar opsi mengenai dari mana kamu akan memilih jenis format hard disk. Jika menggunakan PC Windows, pilih Intel dan kemudian tekan Enter.

Dari tampilan ketiga, pilih ‘Analyze Disk Partitions’. Tunggu hingga selesai (waktu proses tergantung dari jumlah disk drive yang kamu punya dan kapasitas masing-masing drive). Hasilnya harusnya cocok dengan konfigurasi yang kamu buat ketika kamu membuat disk drive: primary, extended, dan logical. Jika kamu merasa ada yang hilang, kamu dapat memilih opsi ‘Quick Search’ yang akan mengembalikan partisi yang rusak/hilang. Kemudian, pilih partisi yang rusak/hilang tadi dan pilih ‘Write’ untuk menyimpan partisi. Cara ini berguna untuk mengatasi apabila sebelumnya di Windows kamu menerima pesan error ‘You need to format the disk in drive before you can use it’.

Cara Mengembalikan Data yang Hilang dengan TestDisk

Jika ingin mengembalikan/recover data yang hilang, pilih opsi ‘Advanced’, bukan ‘Analyze Disk Partitions’ seperti panduan sebelumnya. TestDisk akan men-scan partisi yang kamu pilih dan menampilkan nama file. Untuk mengembalikan sebuah file, pilih dengan tombol arah panah dan tekan ‘C’. Selanjutnya kamu akan diminta memilih desinasi dimana file yang hilang tadi akan dikembalikan. Setelah recovery selesai, pilih ‘Quit’ untuk keluar dari aplikasi.

Download TestDisk Gratis

Aplikasi ini baik untuk mengembalikan partisi, memperbaiki partisi dan boot records, recover file, dll. Namun, antarmuka nya terlalu kompleks untuk yang tidak banyak mengerti tentang troubleshooting komputer. Bagi para ahli, aplikasi ini berguna dan direkomendasikan. Bagi yang masih bingung, terdapat dokumentasi ekstensif dimana disana terdapat banyak screenshot yang bisa membantu. Akhir kata, DSG merekomendasikan aplikasi ini untuk user yang memiliki pengalaman dalam troubleshooting komputer dan setidaknya sedikit-sedikit paham tentang antarmuka command line, karena command line seringkali membingungkan bagi banyak orang.

Link Download TestDisk

Author:

Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *