HP Android Hilang? Ini yang Seharusnya Kamu Lakukan

Apabila kamu kehilangan HP Android kamu – baik itu jatuh atau kemalingan (jangan sampe lah ya), pasti akan mendatangkan bencana, karena tidak hanya perangkatnya saja yang hilang, tapi banyak sekali data penting yang tersimpan pada Android yang juga ikut hilang. Karena pengalaman pribadi, hikmah ketika HP Android hilang adalah tahu apa yang harus dilakukan setelah kehilangan HP dan bagaimana cara mencegah atau meminimalisir kemungkinan kehilangan HP sewaktu-waktu.

Postingan ini dibagi dalam 2 bagian. Pertama adalah apa yang harus kamu lakukan segera setelah kamu sadar bahwa HP kamu hilang atau dicuri. Langkah-langkahnya termasuk bagaimana cara menemukan HP kamu dan mengamankan data-data penting dan sensitif yang ada pada perangkat Android tersebut. Kemudian kita akan move on ke pencegahan untuk mengamankan Android. Cekidot.

Tolong, HP Saya Hilang!

Ada 4 hal yang dapat kamu lakukan segera setelah perangkat Android kamu tidak ketemu setelah dicari kemana-mana: lacak Android; amankan akun-akun; blok kartu SIM; dan hapuskan tautan akun kamu pada Android.

1. Cara Melacak HP Android

Ada cara gratis dan mudah untuk melacak perangkat Android kamu, yaitu dengan menggunakan Android Device Manager. Tidak perlu menginstallnya terlebih dahulu di HP agar bisa mulai melacak. Cukup kunjungi website dan sign in dengan akun Google yang juga kamu gunakan untuk sign in di Android.

Cara lain: ketikkan “find my phone” pada browser Chrome yang telah sign-in dengan akun yang sama dengan akun Google pada HP yang hilang.

Android-Device-Manager

Lokasi terakhir dari HP kamu akan ditampilkan dalam akurasi sekitar 20 meter. Kamu juga akan mendapat informasi seberapa jauh HP tersebut berada, dan kapan terakhir online.

Pada laman ini kamu juga bisa mengunci HP kamu, membuatnya berdering (agar lebih mudah ditemukan kalau-kalau jaraknya dekat) atau jalan terakhir adalah menghapus data-data yang ada pada device untuk mencegah pencurian identitas atau kehilangan data penting karena penyalahgunaan.

 

2. Cara Mengamankan Akun-Akun

daftar-akun-android

Mungkin kamu sudah login banyak akun di HP Android kamu, baik email, media sosial, akun aplikasi chat, semuanya di HP (yang telah hilang). Tentunya sangat penting untuk mengamankan semuanya dengan cara log in ke perangkat lain kemudian ubahlah passwordnya. Cara ini juga harus kamu terapkan di akun Google utama kamu.

Dengan mengubah password akun Google utama, orang tidak diinginkan yang mengakses HP kamu tidak akan mendapatkan akses ke akun pribadi, kontak, aplikasi, dan info lainnya.

Cara Mengamankan Akun

Perlu diketahui bahwa mengubah password akun Google tidak akan memengaruhi usahamu untuk melacak lokasi perangkat lewat Android Device Manager pada langkah pertama diatas. Kamu masih bisa melacak Android kamu, menguncinya, atau menghapus semua phone data secara remote setelah pengubahan password.

 

3. Cara Blok Kartu SIM

Memblok kartu SIM tidak hanya penting untuk mencegah penyalahgunaan telepon, tapi ingatlah juga bahwa aplikasi chat/messaging seperti Whatsapp dan Line menggunakan nomor telepon untuk verifikasi akun. 

Ditambah lagi apabila kamu mendaftar verifikasi 2-langkah untuk akses ke akun seperti email (Gmail), kamu pasti butuh kepemilikan atas nomor telepon kamu. Tenang, berdasar pengalaman DSG, pihak operator seluler akan membantu kok bagaimana cara mendapatkan nomor telepon kita kembali, biasanya dengan diberi kartu SIM baru dan memblok seluruh aktivitas yang dilakukan pada kartu SIM lama.

 

4. Cara Menghapus Tautan Akun pada Android

Langkah ini memang tidak cukup urgent tapi tetap perlu dilakukan. Hapuslah tautan (unlink) akun kamu dari device kamu yang hilang agar proses sync pada Android kamu tidak terjadi lagi.

unlink_dropbox_android

Contoh, jika kamu menggunakan Dropbox pada Android, unlink devicemu pada akun Dropbox lewat website dengan cara pergi ke laman keamanan akun Dropbox kemudian carilah device yang dimaksud dari daftar kemudian klik tombol ‘x’. Kamu harus melakukan hal ini untuk semua layanan yang kamu tautkan di HP kamu satu persatu.

 

5. Lapor polisi…

 

Cara Agar HP Android Tetap Aman

HP Android hilang dan ingin move on. Pastinya perlu tindakan pencegahan dong ya untuk mengurangi resiko menghilangkan HP.

1. Selalu Mengaktifkan Fitur Lacak Lokasi

android_device_manager

Agar aplikasi seperti Android Device Manager dapat bekerja, device kamu harus mengaktifkan fitur info lokasi. Android Device Manager akan melaporkan posisi terkini dari smartphone, ketika terakhir online. Karenanya, kamu juga harus:

 

2. Selalu Aktifkan Internet

mengaktifkan_paket_data_pada_android

Tidak hanya info lokasi yang harus diaktifkan, smartphone kamu juga harus terkoneksi dengan Internet agar bisa dilacak menggunakan aplikasi pelacak. Jika punya kebiasaan bergantung pada koneksi WiFi di rumah, kampus, atau kantor, selalu aktifkan paket data Internet ketika kamu keluar dari zona WiFi tadi…

Memang lebih menguras batere, tapi lebih worth karena jika kamu butuh apa-apa untuk melacak smartphone kamu. Kalau internet mati/kuota habis, mungkin sudah saatnya HP nya diikhlaskan… :( :( :(

 

3. Gunakan Kunci Layar

android_lock_screen_password_pattern_lock

Untuk mencegah orang iseng menggunakan smartphone kamu, sebaiknya kamu mengaktifkan kunci layar (lock screen). Ada beberapa jenis kunci layar dengan level keamanan yang berbeda. Level keamanan terendah ada pattern lock screen, kemudian ada camera lock, PIN lock, dan terakhir ada password lock.

android_on_body_detection

Kamu bisa mengatur seberapa lama HP kamu harus menunggu sebelum memintamu membuka kunci layar. Jika Android kamu minimal Android 5.0 (Lollipop), ada fitur bernama on-body detection dimana smartphone akan unlocked terus selama kamu membawanya dan secara otomatis terkunci jika smartphone diletakkan/sedang tidak dibawa.

 

4. Non-aktifkan Tombol Power (Fisik)

Salah satu hal yang dilakukan oleh para maling HP adalah mematikan HP untuk mencegah pemiliknya melacak HP dengan telepon atau aplikasi pelacak. Kamu bisa menghentikannya dengan cara menonaktifkan tombol power fisik sehingga tidak bisa ditekan oleh si maling.

Cara menonaktifkan tombol power adalah menggunakan Xposed Framework yang bisa didownload disini.

  1. Install.
  2. Pergilah ke tab download untuk menginstall modul bernama GrafityBox (gunakan fitur Search untuk menemukannya lebih cepat).
  3. Ada beberapa versi modul, pilihlah yang pas dengan versi Android kamu.
  4. Pergilah ke tab versions dan tap tombol download pada versi yang kamu inginkan.
  5. Untuk mengaktifkan modul, restart HP kamu.
  6. Pada aplikasi GrafityBox, pergilah ke opsi Power Tweaks.
  7. Aktifkan opsi Disable power menu on lock screen.

xposed_framework_android

Nah, sekarang siapapun yang ingin mematikan HP kamu harus melalui lock screen terlebih dahulu.

 

5. Pilihlah HP Android dengan Baterai Non-Removable

Masih terkait dengan Tips #4 diatas, karena si maling tidak bisa mematikan HPmu, tindakan selanjutnya yang mungkin dia lakukan adalah mencabut baterai dari Android. Beberapa smartphone Android populer dengan baterai yang tidak bisa dicopot/menyatu dengan body (non-removable) ada Xiaomi Mi4i dan Moto G.

baterai_motorola_moto_g

Jika sudah sampai sini, si maling mau tidak mau harus menunggu HP mati karena kehabisan baterai. Tapi harusnya Tips #4 dan Tips #5 sudah memberimu cukup waktu untuk melacak smartphone kamu.

 

6. Jangan Lupa Backup Data

Bagi banyak orang yang pernah kehilangan HP, kehilangan terbesar yang dihadapi adalah hilangnya data super penting seperti jadwal kerja, meeting penting, deadline project, progress fitnes, foto-foto, dll. Daripada terus menerus secara berkala ngopy data tadi ke PC atau media penyimpanan lain, sekarang kamu bisa lebih mudah melakukan backup data Android via cloud kok.

Dengan semua datamu yang telah ter-backup di cloud, tidak perlu khawatir lagi akan kehilangan dokumen dan catatan penting kapanpun kamu apes kehilangan HP.

Oh ya, beberapa pabrikan smartphone bahkan menyediakan fasilitas penyimpanan cloud gratis lho, seperti Asus dengan fitur WebStorage nya dan Xiaomi dengan Mi Cloud nya.

asus_webstorage

Kesimpulannya, tidak peduli seberapa protektif kita dengan HP Android kita, jika sudah apes, bisa jadi kita kehilangan atau ketinggalan HP dan tidak bisa diambil kembali.

Berdasar pengalaman salah satu rekan bernama Agus, waktu kehilangan HP, dia sudah mencoba menelepon HPnya yang hilang tapi sudah dimatikan oleh pelaku. Kemudian dilakukanlah login ke Android Device Manager lewat perangkat lain, dan mendapatkan instruksi bagaimana cara menghapus semua data secara remote segera setelah HP (dan akses internet) menyala.

Memang, yang bisa dilakukan hanyalah memperkecil kerugian dan menjadi lebih hati-hati dengan HP berikutnya, dengan memberikan tindakan preventif untuk mengamankan perangkat dari oknum yang tidak diinginkan.

Author:

Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *