Cara Mendiagnosa & Memperbaiki Hard Drive Mati untuk Recover Data

Hard drive failure adalah musibah yang ditakuti banyak pengguna komputer. Karena hard drive sendiri adalah elemen yang fatal dalam komputer, jika gagal berfungsi, komputer juga tidak bisa booting.

Walau sebelumnya kamu sudah membackup isi hard drive, belum tentu masalah selesai, karena ada tugas berat yang harus kamu lakukan: mengembalikan hard drive lama kamu menjadi sembuh seperti sedia kala.

Bagaimana caranya? Apabila kamu korban hard drive failure secara fisik, semoga artikel dibawah ini bisa membantu (atau setidaknya memberimu harapan). Selamat bekerja!

Hard Drive Eksternal? Cek dulu apakah IDE/SATA ke USB masih bekerja!

Ketika hard drive eksternal kamu gagal booting, bisa jadi penyebabnya sama dengan hard drive internal. Terkadang, bukan drive-nya yang berhenti bekerja, tapi sambungan antar port-nya. Jika kasusnya seperti ini, solusinya gampang.

Sebelum membongkar hardware apapun, pastikan kamu tidak membuat dirimu kesetrum (contoh: membuat tubuhmu ada dalam ground state).

Copot hard drive dari casingnya dan gunakan kabel data IDE/SATA dan konektor power untuk install drive secara internal di komputer desktop kamu.

Alternatifnya, kamu bisa memakai adaptor IDE/SATA to USB baru atau USB enclosure baru sehingga kamu bisa menancapkan hard drive kamu secara eksternal via USB.

kiri: konektor SATA, kanan: konektor IDE

kiri: konektor SATA, kanan: konektor IDE

Setelah menyambungkan drive eksternal ke komputer, harusnya Windows akan bisa mengenali drive milikmu. Kalau masih belum bisa, masih ada banyak diagnosis lainnya dibawah…

Hard Drive Internal? Pastikan sambungan hard drive-nya berfungsi!

Terkadang bukan drive nya yang tidak berfungsi, tapi sambungan fisik dari kabel yang menyambungkan drive dengan motherboard komputer.

Semoga saja ini permasalahan yang terjadi pada hard drive kamu ya, karena memperbaikinya tidak ribet. Jadi sebelum pergi ke tukang servis, pastikan sendiri dulu apakah kabel data dan kabel power sudah nancep maksimal di kedua ujung.

konektor-hdd-internal

Agar lebih aman untuk tubuhmu, matikan komputer terlebih dahulu dan lepaskan colokan listriknya. Kemudian, buka casing dan pastikan semua kabelnya nyambung. Jika sudah, coba boot komputer lagi.

Suara hard drive

Sambil tetap mencoba agar hard drive bisa digunakan lagi, dengarkan dengan seksama suara yang dikeluarkan oleh hard drive.

Apa hard drive mati? Atau masih berputar? Bandingkan suara hard drive kamu dengan daftar suara semua hard drive yang disediakan oleh Data Cent. Ini akan membantumu mendiagnosa kerusakan pada hard drive.

suara-hard-drive

Kerusakan bisa dari internal atau eksternal. Contohnya, suara ‘klik’ itu cenderung ke head yang tidak berfungsi dengan baik. Nah ini termasuk kerusakan internal.

Jika drive nya mati total, bisa karena PCB (printed circuit board) nya rusak, yang termasuk kerusakan eksternal.

Apakah Hard Drive dikenali (recognized) oleh komputer?

Terkadang, kamu bisa mendengar drive kamu berputar, tapi tidak bisa booting. Atau mati total. Untuk mengetahui kerusakannya, cobalah mengecek secara manual apakah drivenya di-recognize oleh komputer kamu.

Kamu bisa melakukannya lewat BIOS (kalau hard drive kamu merupakan hard drive primer) dan komputer kamu tidak bisa booting. Setelah menyalakan komputer, masuklah ke BIOS dengan menekan trigger key, antara [DEL], [ESC], [F2], atau [F10] bergantung pabrikan BIOS nya.

Didalam BIOS, arahkan ke menu yang menyediakan daftar drive yang terkoneksi dengan komputermu. Biasanya, menu ini bisa ditemukan di Advanced menu, tapi ada juga yang langsung tampak di menu Boot settings.

memperbaiki-hard-drive-lewat-bios

Kalau sudah terhubung ke komputer lain, ya tidak perlu masuk ke BIOS. Di Windows, ketik kombinasi [Windows] + [R] yang akan menjalankan input window Run.

Ketikkan cmd dan klik [Enter]. Kemudian Command Prompt akan terbuka dan ketikkan diskpart dan klik [Enter] untuk membuka tool untuk memperbaiki drive.

Ketikkan list volume dan klik [Enter] untuk menampilkan semua drive yang terhubung di komputer kamu.

memperbaiki-hard-drive-lewat-diskpart

Jika drive dikenali dan tampil di daftar diatas, tapi tidak tampil sebagai accessible drive, kemungkinan besar Windows hanya mengenali PCB-nya tapi drive nya sendiri mengalami kerusakan (internal).

Dengan kata lain, apabila drive nya dikenali oleh OS, PCB nya kemungkinan besar masih bisa bekerja dan mengganti PCB nya tidak akan memperbaiki hard drive!

Apakah PCB Rusak?

Seperti sudah disinggung sebelumnya, drive kamu bisa rusak secara internal atau eksternal. Jika PCB eksternal rusak, cukup mudah untuk diganti.

Walau begitu, pakar data recovery memperingatkan bahwa mengganti PCB bisa mengganggu stabilitas drive dan bisa menyebabkan semua data hilang. 

Jadi kalau kamu peduli dengan datamu, camkan peringatan barusan ya… Walau begitu, berikut ini cara bagaimana mengganti PCB dari hard drive.

Sekarang banyak penjual PCB menyediakan panduan untuk mencari circuit board yang paling pas dengan drive kamu. Googling aja.

Jadi apabila kamu yakin kalau hanya PCB-nya yang rusak dan tidak mau/tidak mampu membawa hard drive ke teknisi, cara ini bisa menghemat banyak uang dan datamu akan tetap aman jika kamu beruntung. Atau tidak.

Cara memperbaiki hard drive yang… kurang logis?

Ada kasus dimana hard drive gagal booting, PCB baik-baik saja, drive masih dikenali, drive juga masih berputar, tapi tidak muncul di Windows -yang artinya tidak bisa diakses dan software recovery tool juga tidak membantu.

Rasa frustrasi pun mengarahkan kita pada tips-tips yang kurang logis yang banyak ada di Internet. Apa saja?

freeze-hdd

Menggoyang-goyangkan drive, memukulkan drive ke tempat yang keras, memanaskannya dalam dry heat di oven, atau menaruhnya ke freezer semalaman.

Serem kan ya? Tina Sieber dari MakeUseOf yang frustrasi pun sempat mencoba-coba langkah diatas (kecuali memanaskannya) tapi tidak ada yang berhasil.

Strategi Backup Hard Drive

Ketahuilah benar-benar apa saja yang hendak kamu back up dan bagaimana. Gunakan software yang tepat untuk back up data kamu dengan cepat dan tetap memiliki cukup sisa penyimpanan.

Jika kamu ingin copy file secara manual, copy secara bertahap! Jika kamu langsung melakukan banyak proses copy-paste, kamu akan memperlambat proses backup keseluruhan dan meningkatkan risiko fatal head crash.

Konsultasilah dengan Ahli Data Recovery Profesional

Jika kamu punya dana, lebih baik konsultasi dengan ahlinya langsung. Perusahaan data recovery yang profesional harusnya juga punya teknisi dan software yang profesional.

Mereka akan membongkar hard drive kamu di ruangan yang bersih dan tanpa debu, mengikuti standar industri, serta kredibel dan direkomendasikan banyak orang. Intinya, terpercaya lah. Data kamu yang bersifat sangat rahasia juga tidak disalahgunakan oleh mereka.

Sebelum memilih penyedia data recovery, pastikan kamu paham sistem kerja mereka. Kurang lebih sama seperti kamu pergi ke dokter lah.

Check up dan memberi rekomendasi dikenakan sejumlah fee. Untuk benar-benar recover data, mereka biasanya meminta tambahan fee. Ada juga yang meminta fee 100% walaupun setelahnya mereka gagal me-recover data.

Kesimpulan

Mendiagnosa dan memperbaiki hard drive rusak adalah hal yang serius. Cobalah cara-cara pertolongan pertama diatas sebelum membayar teknisi atau spesialis data recovery. Semakin kamu banyak tahu mengenai ini maka semakin bagus.

Nah, apakah kamu pernah mengalami keajaiban/keberuntungan ketika hard drive kamu rusak? Seperti apa pengalamanmu memperbaiki hard drive? Daaaan apa yang kamu lakukan untuk me-recover data pentingmu?

Author:

Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *