Cara Cepat Transfer File Besar Antar Komputer

Ingin mentransfer file besar antar komputer dengan kecepatan 125MB/detik atau setara dua kali lipat kecepatan rata-rata ketika menggunakan USB dan koneksi wireless, juga tanpa resiko transfer yang terputus?

Ada beberapa pilihan untuk mentransfer file antara PC atau Laptop, dan pilihan pertama kamu pastinya USB atau jaringan wireless. Tapi jika kamu perlu untuk mentransfer file dengan cepat dan efisien antar dua komputer yang berada di sekitar tempat yang sama, sejauh ini metode tercepat adalah menggunkan kabel ethernet.

Kabel Ethernet (atau kabel LAN) terutama digunakan untuk jaringan lokal dan menghubungkan PC ke router untuk akses internet kabel. Hal ini membuat kabel ethernet ideal untuk mentransfer file.

Sebuah kabel standar CAT5E mampu mentransfer data pada kecepatan 1.000 Megabits per detik, yang kalau dikonversi sekitar 125 megabyte per detik. Dengan kecepatan seperti itu berarti kamu hanya butuh 10 detik untuk mentransfer file 1GB, sehingga file film besar atau kumpulan file MP3 dapat ditransfer hanya dalam satu menit!

Hal ini setidaknya dua kali lipat dari kecepatan USB 2.0 terbaik (60 megabyte per detik), dan rata-rata kecepatan koneksi wireless (54 megabyte per detik).

Berikut adalah cara untuk mengatur kabel Ethernet kamu untuk berbagi file super cepat:

Langkah 1: Hubungkan dua PC dengan kabel Ethernet

Kabel ethernet dapat didapatkan untuk hanya beberapa puluh ribu rupiah saja. Kamu membutuhkan kabel Ethernet crossover untuk menghubungkan dua komputer (Kamu bisa minta dibuatkan kabel crossover saat membeli).

menghubungkan dua komputer lan

Masukan ujung kabel ke komputer pertama dan kemudian masukkan ujung lainnya ke komputer kedua. Setiap ujung kabel pada masing-masing port harusnya identik/sama.

Langkah 2: Matikan Password Pada PC 1

Jika kamu hanya ingin mentransfer file antara PC kamu sendiri, harusnya kamu tidak perlu dipusingkan dengan password dan keamanan.

Pada PC yang mana filenya ingin di share (PC1), buka “Network and Sharing Center” dari system tray, atau dari Control Panel, dan kemudian pergi ke “Change Advanced Sharing Settings“.

control panel

network sharing center

Scroll ke bawah pilihan dan aktifkan “Turn off password protected sharing“.

password protected sharing

Langkah 3: Buat IP Address

Kembali ke jendela utama “Network and Sharing Center” dan seharusnya ada pilihan yang “Local Area Connection” atau Ethernet. Klik pada link tersebut dan klik tombol “Properties“.

create ip 1

Dari sini pilih Internet Protocol Version 4 dan klik Properties.

LAN Properties

Kamu sekarang perlu untuk mengatur alamat IP kamu sendiri sehingga PC 2 dapat mengenalinya. Ini bukan Alamat IP dari komputer, koneksi internet kamu, atau apa pun.

Dalam contoh kita, kita menggunakan 192.168.1.20 dan ini seharusnya bekerja juga pada PC kamu. Subnet mask akan mengisi secara otomatis.

tcpipv4 setup

Untuk Default gateway masukkan ulang IP Address, tetapi ubah digit terakhir dengan 1, sehingga IP untuk Default gateway adalah 192.168.1.21

Ulangi proses ini untuk PC 2, tetapi untuk alamat IP masukkan Default gateway dari PC 1, dan di Default gateway masukkan alamat IP dari PC 1.

Seharusnya seting IP akan nampak seperti ini:

tcpipv4 setup 2 pc

Langkah 4: Share Folder yang kamu inginkan

Pada PC 1 browse ke file tunggal atau folder yang berisi file yang ingin kamu transfer. Klik kanan dan pilih “Share With” dan “Specific People“.

share folder with spesific user

Dari drop down menu, pilih “Everyone” dan klik Add. Kemudian klik panah yang menghadap bawah disamping teks “Read” dan rubah ke “Read/Write“.

share folder with all user

Setelah selesai, klik Share dan ulangi proses untuk semua file atau folder yang ingin kamu transfer ke PC 2.

Langkah 5: Transfer File

Jika kamu beralih ke PC 2 dan masuk ke folder “Network“, kamu sekarang akan melihat Icon untuk PC 1.

network folder

Klik dua kali untuk mengaksesnya, dan kamu akan  mendapati semua file dan folder yang kamu share sebelumnya. Sekarang kamu dapat copy dan paste ke lokasi pada PC 2 untuk transfer file dengan kecepatan tinggi.


Itu semua yang perlu kamu lakukan untuk mentransfer file melalui kabel Ethernet. Ketika kamu telah menyelesaikan proses sekali, dua komputer tersebut akan terus mengenali satu sama lain, membuat file sharing di waktu yang akan datang menjadi lebih efisien.

Dengan kabel Ethernet kamu tidak perlu khawatir tentang melemahnya koneksi yang sering terjadi dengan koneksi wireless. Hal ini memungkinkan kamu untuk berbagi banyak file besar (seperti Backup) tanpa gangguan atau data hilang.

Jadi, itulah yang cara tercepat untuk mentransfer file dari PC ke PC.

Author:

Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *