Cara Kalibrasi Baterai Laptop dan Notebook

Cara Kalibrasi Baterai Laptop dan Notebook

Jadi kamu sedang menggunakan laptop dan tiba-tiba, mati. Tidak ada peringatan baterai dari Windows, pada kenyataannya, kamu baru saja memeriksa informasi baterai pada Windows dan mengatakan daya baterai yang tersisa adalah 30%. Apa yang sebenarnya sedang terjadi?

Bahkan jika kamu memperlakukan baterai laptop kamu dengan benar, kapasitasnya akan menurun dari waktu ke waktu. Built-in power meter memperkirakan berapa banyak daya yang tersedia dan berapa banyak waktu pada baterai yang tersisa, tapi kadang-kadang informasi perkiraan ini salah.

Mengapa Mengkalibrasi Baterai Diperlukan

Jika kamu melakukan perawatan yang tepat pada baterai laptop kamu, kamu memungkinkan melakukan discharge (menjalankan laptop tanpa mencharge-nya) sebelum memasukkan kembali charger pada laptop kamu. Kamu tidak harus membiarkan baterai laptop kamu mati sepenuhnya atau bahkan membiarkan daya yang tersisa sangat rendah setiap kali kamu menggunakannya. Aktifitas ini bila dilakukan secara rutin akan memperpanjang hidup baterai kamu.

Namun, aktifitas semacam ini dapat membingungkan meteran baterai laptop. Tidak peduli seberapa baik kamu merawat baterai, kapasitasnya tetap akan menurun sebagai akibat dari faktor-faktor yang tidak dapat dihindari seperti penggunaan khusus, usia, dan panas. Jika baterai tidak diperbolehkan untuk bekerja dari daya 100% ke 0%, kadang-kadang baterai meter tidak akan tahu berapa banyak daya sebenarnya yang tersedia pada baterai.

Seberapa Sering Harus kamu Kalibrasi Baterai?

Pada umumnya rekomendasi untuk melakukan kalibrasi baterai adalah setiap 2-3 bulan. Hal ini membantu menjaga pembacaan baterai kamu akurat.

Pada kenyataannya, kamu mungkin tidak perlu melakukan hal ini sering jika kamu tidak terlalu khawatir tentang pembacaan baterai laptop kamu benar-benar tepat. Namun, jika kamu tidak mengkalibrasi baterai kamu secara teratur, kamu mungkin akhirnya menemukan laptop kamu tiba-tiba mati pada saat kamu menggunakannya tanpa peringatan terlebih dahulu. Ketika ini terjadi, itu saat yang tepat untuk mengkalibrasi baterai.

Instruksi Kalibrasi

Kalibrasi merupakan proses yang akan benar-benar mengkalibrasi kembali baterai ke masa ketika baterai memiliki kapasitas yang optimal dimana baterai dapat bekerja dari kapasitas 100% sampai ke kondisi dimana daya baterai hampir habis. Pengukur daya baterai kemudian akan melihat berapa lama baterai bisa bertahan dan mendapatkan informasi yang akurat tentang berapa banyak kapasitas baterai yang telah digunakan.

Beberapa produsen laptop menyertakan utilitas yang akan mengkalibrasi baterai untuk kamu. Alat-alat ini biasanya akan memastikan laptop kamu memiliki daya baterai penuh, menonaktifkan pengaturan manajemen daya, dan memungkinkan baterai untuk menjalankan untuk mengosongkan daya sehingga sirkuit internal baterai bisa mendapatkan informasi berapa lama baterai bisa bekerja.

Kamu juga harus melihat buku manual atau file bantuan laptop kamu. Setiap produsen dapat merekomendasikan prosedur kalibrasi yang sedikit berbeda atau alat untuk memastikan baterai laptop kamu dikalibrasi dengan benar. Beberapa produsen bahkan mungkin menyarankan untuk melakukan hal ini.

Cara Kalibrasi baterai secara manual

Langkah terbaik untuk kalibrasi adalah dengan menggunakan utilitas yang disertakan pada paket laptop yang kamu beli atau mengikuti instruksi khusus untuk laptop kamu yang biasanya terdapat pada buku manual, kamu juga dapat melakukan kalibrasi baterai tanpa alat khusus. Proses dasarnya sederhana:

  • Isi/ Charge baterai laptop kamu sampai penuh 100%.
  • Biarkan baterai beristirahat setidaknya dua jam, dan jangan lupa untuk cabut charger dari laptop. Ini akan memastikan baterai dalam keadaaan dingin dan tidak mendapatkanpanas dari proses pengecasan/ pengisian baterai.
  • Masuk ke pengaturan manajemen daya komputer kamu dan mengaturnya untuk secara otomatis “Sleep” atau “Hibernate” ketika daya baterai tersisa 5%.

power management

  • Cabut steker listrik/ charger dan biarkan komputer kamu tetap bekerja (jalankan aplikasi apa saja seperi pemutar musik dll) sampai laptop otomatis “Sleep” atau “Hibernate”. Kamu dapat tetap menggunakan komputer sampai laptop otomatis “Sleep” atau “Hibernate”.

(Catatan: Jika kamu ingin mengkalibrasi baterai saat kamu tidak menggunakan komputer, pastikan komputer kamu tidak diatur untuk secara otomatis untuk sleep, hibernate, atau mematikan layar. karena hal ini tidak akan melakukan discharge dengan benar)

edit plan setting

  • Biarkan laptop kamu untuk tidak digunakan selama lima jam atau lebih sampai laptop kamu akan shutdowns secara otomatis.
  • Pasang charger kembali dan isi kembali hingga 100%. kamu dapat tetap menggunakan komputer kamu secara normal pada tahapan ini.
  • Pastikan pengaturan manajemen daya diatur kembali ke nilai normal.

Laptop kamu sekarang seharusnya memberi informasi daya baterai yang lebih akurat.

image credit: intel free press

Author:

Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *